Kemana saja?

Pertanyaan bagus.

Bagi sebagian pemerhati, memang beberapa post di blog saya ini saya hilangkan.
Iya, karena saya pikir akan lebih baik kalau saya post yang bermanfaat saja daripada tentang kehidupan pribadi saya. 😁

Lalu blog saya hampir vakum selama 3 tahun. Iya 3 tahun, karena selama itu saya kerja cukup wira wiri kesana kemari dan sibuk. Sistem kerja days on days off membuat saya libur tidak di hari normal people libur. Dan pas libur saya sibuk beristirahat lupa untuk terus menulis. Payah ya?

image

Tapi sekarang saya disini, sudah berstatus menjadi istri dan tidak bekerja seperti dulu lagi. Uh yeahhhh…
Gak sedikit kok yang menyayangkan keputusan ini, untuk tidak bekerja jadi pns atau swasta. Tidak berkarya padahal sudah jadi lulusan universitas bagus. Padahal sudah kerja di perusahaan asing yang gede.
Kenapa?
Karena memang ini jalan yang sudah lama saya inginkan. 🙂
Bohong kalau saya gak tertekan lalu galau, gak kesepian terdampar di kota baru tanpa teman atau keluarga, gak merasa salah ‘jalan’.
Tapi saya tau memang ini pilihan saya, mari saya jalani dulu and see does it work or not

Saya dari dulu suka banget bikin2 barang. Pas smp saya bikin kerajinan tangan dari flanel yang dijualin sama adek saya ke temannya. Saya paling antusias kalau disuruh bikin prakarya, kadang saking hasilnya beyond expectation guru saya, akhirnya karya saya dipajang dikelas. Atau pas pelajaran seni rupa saya gak pake mikir lama buat mengerjakan tugasnya. Saya menikmati membuat karya seni.

image

Kemudian sekarang ini saya fokus untuk usaha dari membuat barang. Iya, membuat kemudian menjualnya. Barang seperti pouch, clutch, atau sesuatu yang tanpa disadari diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari.
Kenapa saya berani menjualnya padahal relatif baru belajar menjahit?
Karena saya suka berbagi ras senang terhadap barang yang saya buat, walau saya masih terus memperbaiki dan mencoba untuk membuat produk yang lebih baik.

image

Okay, enough for personal life. Next-nya saya bakal lebih fokus ke hal-hal yang bermanfaat dan harapannya bisa secara konsisten menulis.

See ya! 🙋

Tips Kerja Praktek

Mungkin bagi mahasiswa non-teknik yang namanya kerja praktek itu bukan hal yang wajar terdengar. Kalian mungkin lebih kenal dengan istilah magang. Pada dasarnya sih kerja praktek yang dilaksanakan oleh mahasiswa teknik kebanyakan bisa dianggap sebagai magang. Namun bedanya kegiatan kerja praktek ini dengan magang adalah ada tidaknya uang saku. Kalau magang, uang saku umumnya diberikan tapi kalau kerja praktek tidak semua perusahaan memberikan intensif kepada mahasiswa.

Nah, sekarang saya akan membagi tahapan kerja praktek menjadi 3 cerita yaitu: Persiapan, Pelaksanaan dan Pembuatan laporan.

*Persiapan

Persiapan yang dilakukan untuk kerja praktek biasanya adalah surat permohonan kerja praktek serta proposal. Ada atau tidaknya proposal ini tergantung dari perusahaan yang kalian inginkan. Namun sebelum menentukan perusahaan apa, mari kita dalami dulu hal berikut :

1. Minat.

Minatmu di bidang apa sih? Kalau kamu berminat sama proses drilling jangan pilih perusahaan pengolahan dan manufaktur sebagai tempat kerja praktek. Pilih perusahaan yang sesuai dengan minat yang ingin kamu dalami. Lebih spesifik lebih baik, namun kalaupun kamu belum tau minatmu apa, cukup tentukan apa gambaran umum apa yang ingin kamu dapat dari perusahaan yang kamu incar sebagai tempat kerja praktek.

Oh ya, Kebanyakan mahasiswa sangat dipengaruhi oleh prestige dari sebuah perusahaan. Semisal mahasiswa teknik rasanya dewa sekali kalau berhasil kerja praktek di Chevron, Total dan Pertamina, tapi, apa itu sesuai dengan minatmu? Pastikan kalian mempelajari hal baru yang sesuai dengan keingintahuan kalian, bukan karena prestige semata. Belajar itu bisa dimana saja, kembali ke pribadi masing-masing, apakah ingin mengambil pelajaran dari suatu hal atau tidak. 🙂

2. Timing

Strategi timing sangatlah penting dalam proses pengajuan proposal dan surat kerja praktek. Setelah menentukan perusahaan apa yang ingin dijadikan tempat kerja praktek, cari informasi sebanyak mungkin mengenai pelaksanaan kerja praktek di perusahaan tersebut. Adanya senior yang sudah pernah kerja praktek di tempat tersebut akan menjadi gambaran yang sangat bagus kedepannya.

Perhatikan pula berapa lama waktu yang diperlukan perusahaan dalam menjawab surat pengajuan kerja praktek. Ajukanlah surat kerja praktek jauh hari sebelum kerja praktek agar proposal dapat dipertimbangkan dengan lebih cepat dan jawaban surat penerimaan / penolakan dapat diterima dengan lebih cepat pula.  Apabila di terima, lanjutkan pengurusan berkas kerja praktek dan apabila ditolak maka masih ada waktu untuk mengajukan proposal lain.

3. Pembuatan proposal dan surat

Ada banyak contoh surat pengajuan kerja praktek dan proposalnya. Senior bisa jadi sarana yang sangat bermanfaat untuk hal yang satu ini. Sebelum mengirimkan surat pengajuan kerja praktek, pastikan kepada siapa surat dikirim dan tembusannya juga pada siapa (kalau ada). Selain itu perkirakan waktu surat sampai diperusahaan berapa lama, dan konfirmasi ke perusahaan apakah surat sudah sampai atau belum, sudah diproses atau belum agar alur dari surat jelas dan menunggu surat balasan dari perusahaan tidak jadi menunggu vonis semata.

**Pelaksanaan

Dalam perlaksanaan kerja praktek bisa jadi mahasiswa dibebas lepaskan atau diatur sampai diberikan pembimbing lapangan. Apapun yang terjadi, hal yang pertama harus dilakukan ada beradaptasi dengan lingkungan kerja praktek. Ingatlah tujuan dari kerja praktek kembali : minat. Carilah apa yang menjadi minat kamu diperusahaan. Cobalah untuk antusias dalam berinteraksi dengan siapapun di perusahaan. Sikap yang ramah bisa jadi faktor yang sangat penting karena kebanyakan orang yang bekerja di perusahaan bukanlah mahasiswa jadi berusahalah menjadi pribadi yang bisa diajak berdiskusi oleh para pekerja. Keakraban ini akan membantu, karena tentunya setelah akrab para pekerja akan dengan sangat baik mau mengajari dan membantu dalam pelaksanaan kerja praktek kan?

***Pembuatan Laporan

Setelah menemukan topik spesifik yang menarik dan sesuai dengan minatmu, carilah informasi terkait untuk menyusun laporan. Format laporan kerja praktek berbeda-beda tergantung perusahaan dan tidak semua perusahaan mewajibkan pengumpulan laporan setelah selesai kerja pratek. Namun akan lebih baik apabila laporan selesai tepat ketika masa kerja praktek berakhir karena ada kemungkinan informasi yang diperlukan untuk laporan ada di perusahaan, tetapi karena terhambat masa kerja praktek yang sudah berakhir maka informasi tersebut jadi sulit didapat. Karena itu, kerjakan laporan kerja praktekmu tepat waktu biar gak keteteran hal lain nantinya.

Okey, itu saja tips kerja praktek saya. Tips ini berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri loh ya, semoga bermanfaat. Berikut saya berikan bonus foto saya pas kerja praktek di Pertamina Cilacap bulan September-Oktober 2011 lalu.

See ya… 😀

KKN #4

Kegiatan Rutin?

Yang pasti saja lah, yang namanya manusia akan rutin melakukan (atau paling tidak melihat) kegiatan rutin yang akan saya jelaskan berikut. Bukan tentang program saya, tapi tentang kehidupan ‘biasa’ saya sepanjang KKN. Enjoy!

1. Nyuci pakaian

Ibu Saya selalu bilang di kampungnya sungainyajernih, tidak seperti di Banjarmasin yang berwarna kecoklatan akibat tanahnya yang lalu akhirnya saya buktikan sendiri saat ke kampunya di Tanah Jawa, Siantar, Sumatera Utara. Disini, di tempat KKN saya, saya dan teman-teman saya membiasakan untuk mencuci pakaian di kali karena air di rumah yang harus dibeli akan semakin boros saja kalau kami mencuci di rumah.

Nah, saya sendiri terbiasa dengan yang namanya mencuci pakaian sendiri jadi gak masalah. Malah menyenangkan sekali. Jadi hiburan tersendiri bagi kami-kami yang tidak pernah memiliki pengalaman serupa. Hahaha… 😀

2. Nyuci Piring.

Sebenarnya seperti kebanyakan cara nyuci piring lainnya, kami harus menggunakan sabun S*nl*ght lalu kemudian dibilas. Airnya ini kadang harus ditimba. Kadang lho ya… Biasanya kalau kami cewek-cewek sih memilih untuk langsung ambil saja dari galon gede dekat sumur. Kalau cowok-cowok, kadang nimba katanya sih buat latihan otot *hueekkkkk…

Awalnya sih kami gantian nyuci piring sama cowok-cowok, tapi semakin ke sini kami, cewek-cewek, jadi nyuci terus. Gak apa sih, kami menikmatinya, Hehehe… 😛

3. Pup dan teman-temannya.

Sebelumnya saya sudah pernah cerita tentang bagaimana keadaan kamar mandi dan wc di tempat KKN saya bukan?  Nah, kali ini akan saya tampilkan gambarnya…

Hahaha, gak terlalu terlihat ya?

Gak apa lah, biar saya saja yang menikmatinya. Pintu yang terbuka itu adalah wc, sementara pintu di sampingnya itu adalah pintu kamar mandi. Pembuangan airnya langsung ke kebon Bapak di belakang, jadi kami bisa melihat air habis kami mandi mengalir di kebon. Warna salurannya hitam, padahal warna tanahnya coklat dan warna air habis sabun kami mandi adalah putih, ada yang tahu sebabnya kenapa?

I have fun with all this routine stuffs.

How about you? 😀